1. Crispy
Crispy cookies merupakan jenis cookies yang sudah
lama ada dan umum digunakan termasuk di Indonesia. Jenis cookies ini
biasanya dibuat dengan bentuk tipis dan dipanggang hingga berwarna kecokelatan.
Untuk menghasilkan cookies dengan
tekstur crispy bisa dibuat dengan menggunakan banyak mentega,
tambahan air berupa susu atau air, menggunakan brown sugar dan
gula putih sama banyak dan membuatnya dari bahan-bahan bersuhu ruang.
Cookies dengan tekstur crispy ini biasanya memiliki
masa simpan yang lebih lama. Bisa hingga 2 bulan masa simpan.
2. Cakey
Cakey cookies banyak digunakan pada jenis chocolate chips
cookies. Cookies bertekstur 'cakey' memiliki adonan
yang agak tebal. Biasanya untuk mencetak dengan menggunakan sendok es krim
untuk membagi adonan.
Dalam proses pembuatannya, menggunakan lebih
banyak mentega dan lebih banyak brown sugar dan gula putih.
Dengan bahan-bahan Ini mengakibatkan cookies berwarna lebih tua.
3. Chewy
Tekstur cookies yang chewy berhubungan
dengan kelembaban. Adonan kue basah menyebar lebih luas selama baking sehingga
membuat kue terlihat lebih tipis. Kelembaban juga dihasilkan dari pengembangan
gluten dalam adonan kue sehingga menciptakan tekstur yang sedikit lebih padat
dan kenyal.
Smitten Kitchen memberikan resep tekstur cookies yang chewy
dengan memaksimalkan kadar air dengan menggunakan mentega cair, mengurangi
tepung, kurangi putih telur (karena dapat membuat cookies kering)
dan rasio gula putih yang lebih tinggi daripada brown sugar sehingga
dapat mempertahankan kelembaban.
Cookies chewy sedang ramai saat ini karena tekstur
dan rasa yang tidak membosankan dan beragam. Bentuknya yang lebih tebal
sehingga menjadikan cookies ini seperti monster
cookies.
4. Gooey
Gooey berarti
liat dan lengket. Biasanya untuk menghasilkan cookies dengan
tekstur gooey bahan-bahan dimasukkan dalam satu waktu
sekaligus. Cookies dengan tekstur gooey biasanya
memiliki tampilan retak dibagian luar dan lengket di bagian dalam karena
pembuatannya ditambahkan lebih banyak tepung. Gooey ini biasanya memiliki harga
yang cukup tinggi, karena biasadibuat dengan bahan – bahan premium.
Bagaimana? Kalian sudah
bisa membedakan macam – macam tekstur cookies kan? Terlihat serupa namun tak
sama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar